Kamis, 19 Maret 2015

Petani Kotim Dapat Bantuan Pupuk

Petani Kotim Dapat Bantuan Pupuk



Dewan Pimpinan Daerah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Kotawarningin Timur, memberikan bantuan Pupuk Organik Cair kepada petani di jalan Tjilik Riwut KM 08, Sampit, Rabu (18/3).

“Kita memberikan bantuan pupuk organik untuk petani bertujuan agar meningkatkan kesuburan tanah sehingga produksi pertanian dapat meningkat,”ungkap Sekertaris DPD Partai Perindo Kotim, Ibnu Saud kepada sampitonline.

Menurut Ibnu, dengan menggunakan pupuk tersebut, produktivitas tanaman pertanian akan meningkat, di samping harga jual relatif tinggi karena kulitas sangat bagus.

Sementara iti, Kirman, salah satu petani yang menerima bantuan pupuk organik sangat berterimakasih karena selama ini untuk mendapatkan pupuk bersubsidi sangat sulit sekali serta harganya mahal.

“Terima kasih perindo atas bantuan pupuk yang diberikan, semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi kami yang menrimanya,”ungkapnya.



Konsolidasi DPW Partai Perindo Sulteng Dengan DPD Kota Palu

Konsolidasi DPW Partai Perindo Sulteng Dengan DPD Kota Palu



Konsolidasi DPW Partai Perindo Sulteng sekaligus Rapat Evaluasi Dengan DPD Kota Palu dalam rangka merampungkan struktur kepengurusan DPD,DPC dan Ranting Kota Palu.

Rapat yang di pimpin Langsung Oleh Ketua DPW Perindo Sulteng C.Efraim Musa yang di dampingi Oleh Sekertaris DPW Mahfud Masuara dan Dewn pembina.Menurut Efraim Musa setelah terbentuknya struktur kepengurusan kedepannya kita akan menjalankan Program program dari partai Perindo.Oleh karena itu ,secepatnya merampungkan struktur Kepengurusan masing masing kata Efraim Musa.

Sedangkan menurut Sekretaris DPW Perindo Mahfud Masuara marilah kita sama sama menjalankan amanah ini karena kedepannya Partai Perindo ini siap bertarung dalam pemili 2019 makanya kita harus persiapkan diri.Dengan Program seperti membuat seminar-seminar dan Program lainnya ungkapnya.

Rapat yang berlangsung (Rabu 18/03) di sekertariat DPD Perindo Kota Palu jalan Juanda atau tepatnya di Warkop Aweng di hadiri semua Pengurus DPD,dan DPC Kota Palu diantaranya Mohamad Wahid Borman,Moh Rizal kamase,Dickyserta Fani Nofita.



Rabu, 18 Maret 2015

Silaturahmi DPW-DPP Partai Perindo di Serang

Silaturahmi DPW-DPP Partai Perindo di Serang




Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Banten melakukan agenda silaturahmi dengan para kader Partai Perindo se-provinsi Banten. Acara silaturahmi yang dilaksanakan di Kantor Perindo di Jalan Raya Legok, Serang ini dihadiri sejumlah pengurus DPW Partai Perindo Banten dan pengurus Perindo Pusat.

Ketua DPW Perindo Banten berharap seluruh kader Partai Perindo Banten bisa membawa cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

Ia juga menyampaikan pesan untuk menjadi bagian dalam pembenahan tatanan masyarakat yang akhir-akhir ini sudah sangat memprihatinkan.

Ketua Bidang Politik dan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo, Arya Sinulingga meminta kepada kader agar selalu memperkenalkan dan menguatkan kaderisasi partai. Tak hanya di tingkat kecamatan, tapi sampai pengurus RT/RW.



Partai Perindo Rapatkan Barisan di Bengkulu

Partai Perindo Rapatkan Barisan di Bengkulu



Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Provinsi Bengkulu melakukan konsolidasi dengan menggelar rapat koordinasi melibatkan 10 pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten dan Kota.

Ketua DPW Partai Perindo Bengkulu, Hj. Horniarty, berpesan, pengurus DPW, DPD, DPC dan ranting Partai Perindo, harus bersemangat dan siap menghadapi tantangan dalam pembangunan Partai Perindo di Bengkulu. Selain itu, lanjut Horniaty, kesejahteraan lahir batin harus bisa diwujudkan dalam program-program Partai Perindo kedepannya.

''Rapat koordinasi ini kita gelar untuk menyiapkan kepengurusan Partai Perindo, mulai dari tingkat kabupaten dan kota, Dewan Pimpinan Cabang disetiap kecamatan dan ranting dimasing-masing desa yang ada di Provinsi Bengkulu,'' kata Horniarty di dampingi Sekretaris DPW Partai Perindo Bengkulu, Medio Yulistio, Rabu (18/3/2015).

Selain membahas kesiapan kepengurusan Partai Perindo, lanjut Medio, seluruh DPD, DPC dan ranting di Bengkulu, siap memenangkan incumbent Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, untuk kembali memimpin Propinsi Bengkulu lima tahun kedepan.

''Kita menilai beliau dengan kesederhanaan, ketulusan dan kepiawaiannya dalam memimpin birokrasi. Sebab itu adalah modal nyata dalam pembangunan Propinsi Bengkulu untuk lima tahun ke depan,'' ujar Medio.



Selasa, 17 Maret 2015

Perindo Minahasa Utara Targetkan 23.000 Suara

Perindo Minahasa Utara Targetkan 23.000 Suara



Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Minahasa Utara (Minut) Nancy Worung menargetkan 23.000 suara dalam Pemilu 2019.

"23.000 suara dari 230.000 penduduk Minut, saya optimis suara Perindo sebanyak itu pada Pemilu 2019 mendatang," ujar Nancy, Sabtu (7/3/2015).

Angka tersebut, kata dia, adalah target awal. Dia yakin bisa melampaui target tersebut. "Dasar kami menargetkan suara itu lantaran semua kecamatan sudah memiliki kepengurusan masing-masing. Tidak hanya itu, baru beberapa kali kami melakukan sosialisasi Perindo, antusiasme masyarakat luar biasa. Perindo sangat diterima oleh masyarakat," jelas Nancy.

Menurutnya, ini bukan janji semata. Hal itu bisa dibuktikan saat Partai Perindo bertarung pada Pemilu 2019.
Menurutnya, di Minahasa Utara, sebagian besar wilayahnya adalah pesisir. Penopang perekonomian masyarakat didapat dari hasil tangkapan ikan para nelayan dan petani.

"Petani, nelayan, dan pengusaha, sangat senang setelah kami paparkan kedua program Perindo di mana muaranya adalah kesejahteraan bersama dan tentunya bangsa ini," jelas Nancy.

Sementara, Sekretaris DPD Partai Perindo Minut Royke Rondonuwu mengatakan, Perindo adalah parpol masa depan, parpol generasi baru, parpol berbasis Bhinneka Tunggal Ika.

"Perindo bukan manis di janji. Saya pribadi tak sebentar menggeluti parpol lain, namun setelah saya bandingkan, Perindo belum ada yang mampu menandinginya. Baik visi-misi, maupun program saat ini dan mendatang," terang Royke.

Diharapkan, kata dia, pengurus DPC Partai Perindo di Minut terus menyosialisasikan ke masyarakat, bahwa Perindo itu adalah jalan yang terbaik untuk masa depan rakyat dan negara ini.

"Mari kita menjaga tunas baru ini dengan cara menyosialisaikannya tepat sasaran. Masyarakat jangan dipaksakan ikut sebelum memaparkan apa Perindo yang sebenarnya. Sebab, setelah mendengar visi-misi Perindo, yakin dan pasti masyarakat tidak akan berpindah hati lagi," ungkap Royke.

Masyarakat yang ikut menghadiri acara rapat Perindo mengaku senang dengan parpol baru itu. "Kami sudah lama mencari parpol seperti ini. Kami yakin, Perindo tidak akan mengecewakan, sebab Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo adalah pengusaha sukses di Tanah Air," ujar Denny, nelayan warga Kema.



Komunitas Sosial Bergerak Bantu Pengobatan Masyarakat

Komunitas Sosial Bergerak Bantu Pengobatan Masyarakat



Masih kurangnya peran pemerintah dalam melayani warga di daerah terpencil dan terisolasi mengundang keprihatinan sejumlah komunitas yang peduli pada persoalan sosial.

Bergerak secara swadaya, beberapa komunitas dan organisasi kemasyarakatan memilih terjun langsung untuk meringankan beban warga masyarakat yang masih hidup dalam kondisi berkekurangan. Seperti kegiatan yang dilakukan sejumlah ormas dan komunitas pegiat sosial baru-baru ini.

Puluhan orang dari beberapa kelompok komunitas dan ormas tersebut menggelar kegiatan pengobatan gratis dan pemberian bantuan berupa bahan kebutuhan pokok kepada warga di Kampung Beting Jaya, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (15/3). Mereka yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Komunitas Kami Anak Bangsa (KKAB), Rescue Perindo, Medic Response Team (MRT), Relawan Indonesia (Relindo), dan Gagah Nurani Indonesia (GNI).

Menurut Ketua KKAB Tony Wijaya, kegiatan ini berawal dari rasa keprihatinannya bersama sejumlah relawan atas minimnya fasilitas terhadap sejumlah warga yang tinggal di daerah terisolasi. Tony melalui KKAB akhirnya menggandeng sejumlah komunitas dan ormas sosial lainnya untuk terjun langsung membantu warga di Kampung Beting, Muara Gembong.

“Kondisi warga di wilayah utara Bekasi ini sangat membutuhkan. Apalagi jika sedang terkena banjir atau bencana alam. Kami berharap bantuan ini betul-betul bermanfaat bagi warga di sini,” sebutnya.

Tony mengatakan, kegiatan sosial yang digawangi KKAB ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, kata pria berbadan tegap ini, KKAB sudah banyak melakukan aksi sosial, termasuk bekerja sama dengan Rescue Perindo memberikan bantuan kepada korban banjir di Kompleks Honorer Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Sunter Jaya, beberapa waktu yang lalu.

Hal senada dikatakan Ketua DPP Rescue Perindo Adin Denny. Rescue Perindo yang merupakan organisasi sayap dari Ormas Perindo sering kali bergerak secara swadaya untuk melakukan aksi tanggap bencana dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami bergabung bersama KKAB dan komunitas sosial lainnya untuk turun ke tengah-tengah masyarakat yang betul-betul membutuhkan. Wilayah Kampung Beting tidak jauh dari Jakarta, tetapi secara ekonomi warganya sangat tertinggal dan membutuhkan bantuan dari segi kesehatan,” kata Adin Denny.




Pilkada, Perindo Dukung Calon yang Dicintai Rakyat

Pilkada, Perindo Dukung Calon yang Dicintai Rakyat



Partai Politik Persatuan Indonesia (Perindo) dilantik. Hal ini dipastikan wakil Sekretaris Jendral DPP Perindo, Abd Khaliq Ahmad saat ditemui usai kunjungannya ke Jambi di kantor DPW Perindo Provinsi Jambi, Telanaipura, kemarin.

"Dalam waktu dekat kepengurusan Perindo Jambi akan segera dilantik, dan April sudah bisa dideklarasikan," ujarnya.

Dikatakan Khaliq Ahmad, kunjungannya bersama pengurus DPP lainnya ke Jambi ini dalam rangka memverifikasi kesiapan DPW Perindo Jambi untuk keikutsertaannya dalam proses verifikasi partai politik. Karena salah satu yang harus dipastikan untuk memenuhi verifikasi KPU adalah kelengkapan kepengurusan seluruh provinsi termasuk salah satunya Jambi.

"Kita juga sekaligus mengecek kesiapan dari kepengurusan DPW di Jambi tentang pembentukan kepengurusan di daerah di 11 kabupaten/kota dan saya lihat progresnya baik dan hanya satu daerah yang belum terbentuk," ujarnya.

Bagaimana sikap Perindo untuk Pilkada serentak ini, khususnya di Jambi? Menurut wasekjend DPP ini, meski Perindo sebagai Parpol baru, akan tetapi dengan harapan Perindo bisa ikut berperan dalam kontestasi politik lokal.

"Harapan kami kita juga ikut berpartisipasi dalam Pilkada khususnya di Jambi ini, dan nanti akan kita lihat calon-calon mana yang dicintai oleh rakyat Jambi dan Perindo siap memberikan dukungan kesana," katanya.
"Karena bagi Perindo, siapapun yang dicintai rakyat itulah yang menjadi pilihannya Perindo," sambungnya.

Apakah Perindo Jambi sudah rekomendasikan nama calon ke DPP? Diakuinya hingga saat ini Perindo Jambi untuk Pilkada serentak belum merekomendasikan nama-nama calon kepala daerah untuk didukung. Saat ini posisi DPP masih menunggu laporan perkembangan ketua DPW.

"Pada prinsipnya, apa yang diusul dari bawah dan itu baik pasti akan kita dukung," pungkasnya.
Perindo Ambil Bagian di Pilkada Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Jambi pastikan Perindo Jambi khususnya akan ikut terlibat di Pilkada serentak yang digelar Desember 2015 ini.

Ketua DPW Perindo provinsi Jambi, Iskandar Budiman, sesuai perintah ketua umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo, Perindo pastikan akan terlibat di ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, keterlibatan dalam Pilkada merupakan salah satu program partai pada tahun ini sehingga harus dijalankan serius.
"Perindo siap berpartisipasi di Pilkada khususnya Pilkada serentak di Jambi ini," katanya.

Dijelaskannya, sejauh ini kepengurusan Perindo sudah terbentuk 10 DPD dari 11 kabupaten/kota yang ada, hanya Sarolangun yang belum terbentuk. Kemudian di kabupaten ada beberapa kabupaten yang sudah menyiapkan untuk pengurus kecamatan, seperti Bungo, Kota Jambi, Batanghari dan Tebo.
"Jadi pengurus hingga tingkat ranting sudah terisi semua. Alhamdulillah antusias orang dengan Perindo disambut positif," jelasnya.

Ditambahkan Iskandar, insyaallah pelantikan pengurus DPW dan DPD dijadwalkan pada Mei dan akan langsung dilantik oleh Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo.

"Jadwal pelantikan di Mei, sekaligus nanti ketum membuka turnamen liga futsal Perindo," tambahnya.
Untuk Pilkada sendiri khususnya tingkat provinsi berdasarkan rapat bersama pengurus DPW dan DPD saat ini sudah mengarah kesalah satu kandidat, kandidat yang energik dan yang bakal menang.

"Jadi bagi calon kepala daerah juga harus mikirkan Perindo, karena kita sudah punya pengurus hingga tingkat bawah," katanya.

"Kalau dikalkulasikan pengurus kita sudah mencapai hampir 15 ribu dan itu akan kita tes, mesin kita ini sejalan tidak dengan arahan DPW dan kalau bisa ketum bisa menerima calon gubernur yang bakal kita usung dan saya jamin partainya akan solid," pungkasnya.



DPP Partai Perindo Puji Model Seleksi Calon Ketua di Sumut

DPP Partai Perindo Puji Model Seleksi Calon Ketua di Sumut



Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perhimpunan Indonesia (Perindo) mengapresiasi dan memuji cara memilih (menyeleksi) calon pimpinan (capim) ketua kabupaten/kota melalui fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) yang diterapkan DPW Perindo Sumut.

Pujian tersebut dilontarkan Ketua Bidang Bidang Organisasi DPP Perindo Syafril Nasution dan Ketua DPP Perindo Bidang Kaderisasi, Anggota dan Saksi Armyn Gultom dalam pertemuan koordinasi dengan DPW Sumut yang digelar Sabtu (14/3) di Medan.

Pertemuan itu dihadiri Ketua DPW Perindo Sumut Rudi Zulham Hasibuan, Sekretaris Binsar Simatupang bersama fungsionaris Perindo Sumut dan Medan di antaranya Donna Siagian, Sofyan Nasution, Ody Kusriadi, Arif dan lainnya.

Ketua DPW Perindo Sumut Rudi Zulham seusai pertemuan koordinasi tersebut kepada MedanBisnis menjelaskan, pihak DPP Perindo sangat mengapresiasi dan memuji model seleksi calon ketua (calon pimpinan) yang diterapkan oleh DPW Sumut.

Mengutip Syafril Nasution dalam pengarahannya pada pertemuan itu Rudi Zulham memyebutkan, pihak DPP Perindo akan menjadikan model seleksi fit and proper test yang dilakukan  Sumut menyeleksi calon ketua di setiap DPD (kabupaten/kota) akan dijadikan rujukan sekaligus model seleksi di daerah lainnya.

Pertemuan koordinasi itu, kata Rudi Zulham mengutip Syafril Nasution dan Armin Gultom merupakan agenda DPP Perindo untuk memantau langsung kegiatan DPW untuk memastikan bahwa roda organisasi sudah berjalan.

Rudi menegaskan, uji kelayakan dan kepatutan yang diterapkan pihaknya untuk memastikan calon ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) setiap kabupaten/kota di Sumut sudah teruji mutu sumber daya manusia (SDM) dan memiliki kapasitas serta kompetensi memimpin Perindo di daerah terkait.

"Dalam uji kelayakan itu kami tetapkan 21 kriteria yang masing-masing memiliki bobot berbeda yang harus dipenuhi setiap calon ketua DPD," kata Rudi didampingi Binsar Simatupang, Donna Siagian, Ody Kusriadi dan fungsionaris lainnya.

57 Lolos Seleksi Administrasi

Pada kesempatan itu Rudi Zulham mengatakan, dari 200 calon yang memasukkan permohonan menjadi calon ketua DPD Perindo kabupaten/kota di Sumut, hanya 57 yang lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti uji kelayakan yang akan dilakukan.

Sekadar mengingatkan, tim penguji calon ketua DPD Perindo kabupaten/kota di Sumut terdiri dari lima orang dari unsur fungsinoaris DPW, akademisi dan praktisi.

Pada rakor itu, Sekwil DPW Perindo Sumut Binsar Simatupang memperkenalkan 17 pengurus DPW Sumut serta progress yang dicapai dan program yang akan dilakukan khususnya seleksi calon-calon ketua dewan pimpinan daerah melalui uji kelayakan yang  digelar tanggal 16, 17, 20 dan 21 Maret 2015.


HT: RI Akan Memiliki Masa Depan yang Luar Biasa

HT: RI Akan Memiliki Masa Depan yang Luar Biasa



Pengusaha nasional Hary Tanoesoedibjo meyakini perekonomian Indonesia 10 hingga 30 tahun mendatang akan berkembang pesat.
Berbicara di hadapan puluhan pimpinan Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia, pria yang disapa HT itu, mengaku jika potensi dan kekayaan Indonesia demikian luar biasa besarnya.
"Saya lihat Indonesia memiliki masa depan yang luar biasa, hampir semua pembangunan berjalan, " ujar HT saat Gala Diner BPD Gathering 2015 MNC Financial Service Pan Pacific Bali Nirwana Resort, Tabanan.
HT sendiri yang merupakan CEO MNC Group, terus berkiprah dengan core bisnis yang dimiliki mulai industri media hingga jasa keuangan. Saat ini, dia mengembangkan bisnis online game di China yang berkembang pesat dengan jumlah pelanggan mencapai 250 juta lebih. Rencananya, setelah jaringan internet di Indonesia bagus maka secara bertahap MNC akan mengembangkan bisnis game online di Tanah Air. Dengan melihat pesatnya pembangunan dewasa ini, HT menegaskan dalam tempo 25 tahun ke depan, ekonomi Indonesia bisa tembus ke dalam 10 besar dunia.
Demikian pula, jika pertumbuhan ekonomi berkisar 1,2 persen saat ini bisa terdongkrak hingga 5 sampai 6 persen. "Dengan jumlah penduduk yang besar akan menjadi ujung tombak dalam menggerakkan ekonomi," jelas dia.

Tim Rescue Perindo & KKAB Bakti Sosial di Daerah Terpencil

Tim Rescue Perindo & KKAB Bakti Sosial di Daerah Terpencil



Komunitas Kami Anak Bangsa (KKAB) dan Tim Rescue Perindo melakukan bakti sosial di Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi kemarin.
Mereka melakukan pengobatan gratis 500 orang, untuk penyakit umum, kesehatan gigi, peningkatan gizi ibu hamil dan balita. Selain itu, ada juga pembagian paket sembako dan permainan edukatif terhadap anak guna memberikan hal positif bagi pemikiran para anak.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas dari Perindo untuk saling memberi dan menolong bagi rakyat kecil yang terlihat dilupakan oleh pemerintah agar dapat merasakan kebahagiaan yang dimiliki setiap orang.
Ketua Umum Rescue Perindo, Denny Adin, mengatakan, kegiatan yang dilakukan pihaknya dengan KKAB ini sengaja mengambil lokasi di Kampung Beting, Muara Gembong. Pihaknya melihat daerah itu sangat tertinggal.
"Mereka hidup dalam garis kemiskinan. Hal itu yang membuat kami prihatin dan harus mengunjungi mereka," terang Denny, dalam pelaksanaan Bakti Sosial.
Kata dia, alasan memilih baktia sosial kesehatan karena masyarakat di lokasi sulit mendapatkan pengobatan. Mereka pun hanya bisa pergi ke puskesmas yang jaraknya 10 KM.
Bahkan, ironisnya lokasi yang berdekatan dengan DKI Jakarta sekitar 100 meter ini seakan terlupakan oleh pemerintah. "Tapi karena jarak untuk ke lokasi sulit dijangkau mungkin membuat pemerintah enggan datang," terangnya.
Sementara itu, Ketua KKAB, Tonny Winata, menjelaskan, kesempatan yang diberikan untuk saling membantu masyarakat terpencil ini didorong atas hati nurani para anggota KKAB yang iba terhadap wilayah itu. "Kami merasakan penderitaan mereka. Untuk kesehatan saja sulit mereka raih," ujarnya.
Dalam kerjasama bakti sosial ini pihaknya sedikitnya menerjunkan 400 dokter umum dan 160 dokter gigi untuk memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat.
"Para dokter yang dihadirkan dari MRT (Medic Response Team) hingga malam hari rela memberikan 500 pengobatan umum dan 200 pengobatan gigi gratis," terangnya.



Rabu, 11 Maret 2015

HT: Jangan Ada Impor Saat Musim Panen Tiba

HT: Jangan Ada Impor Saat Musim Panen Tiba






Pemerintah diminta harus melindungi petani dari gempuran impor, terutama tidak mengizinkan impor masuk saat panen tiba.

“Jangan ada impor saat panen, sehingga tidak ada dumping harga. Sekarang yang terjadi impor masuk pada saat panen tiba. Ini harus diubah. Ini penting sekali karena tanpa pelindungan, petani merugi,” kata Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) saat dialog kebangsaan dengan paguyuban petani tebu Blora, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2015).

Dalam dialog yang berlangsung di DPP Perindo tersebut, para petani mengeluhkan berbagai kesulitan yang mereka hadapi, termasuk ketika gula impor mengguyur pasar saat panen tiba. Akibatnya, harga jual petani jatuh dan mengalami kerugian.

Ketua Paguyuban Petani Pelangi, Kamajaya mengatakan bahwa setiap musim panen tiba para petani bukannya untung, tapi malah merugi.

“Dulu para petani setiap akan panen atau menggiling tebu ada acara syukuran. Sekarang, tiap akan panen petani deg-degan karena ada impor gula masuk," ungkapnya.

Dia menjelaskan, skema yang terjadi, pasar diguyur saat panen tiba. Dengan begitu para pedagang besar bisa memborong dengan harga rendah. Bila saatnya tiba, pedagang  besar akan melepas gula ke pasar dengan harga tinggi.

"Keuntungan terbesar dari guyuran impor adalah pedagang besar bisa membeli dari petani dengan harga rendah," kata dia.

Sebagai gambaran, Kamajaya menuturkan, harga gula impor dari Thailand masuk ke Indonesia sebesar Rp6.000 per kilogram (kg). Gula tersebut beredar di pasar dengan harga Rp7.700-Rp7.800/kg. Padahal, sejak awal tanam untuk menjadi gula biaya yang dikeluarkan sekitar Rp8.000/kg.

“Tahun lalu selama empat bulan petani tidak bisa menjual tebu ke pabrik karena dihantam impor. Pabrik tidak mau ambil karena tidak bisa bersaing dengan harga impor,” kata Kamajaya.

Dia menambahkan, tahun ini, Thailand akan mengimpor sekitar 1,5 juta ton gula ke Indonesia. Bila kebijakan seperti ini dibiarkan, menurutnya, para petani akan mengalami kebangkrutan. 
(Raka Mahesa Wardhana)



Sumber:  ekbis.sindonews.com

HT: Petani Berkembang, RI Bisa Mandiri Pangan

HT: Petani Berkembang, RI Bisa Mandiri Pangan



Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan bahwa bila petani berkembang maka Indonesia bisa mandiri, tak bergantung lagi pada impor dalam hal memenuhi kebutuhan pangan.

Kemandirian pangan tersebut tidak hanya gula, namun termasuk untuk beras, kedelai, dan berbagai bahan pangan.

“Ketergantungan impor pangan yang tinggi berbahaya untuk negara kita. Bagaimana bila kita diembargo untuk pangan?” tegas HT saat dialog kebangsaan dengan paguyuban petani tebu Blora, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2015).

Sementara Plt Ketua Asosiasi Pengusaha Tebu Indonesia (APTI) Blora, Anton Sudibyo mengungkapkan, akibat banjir impor, harga penjualan tebu menurun drastis, dari sebelumnya sebesar Rp560 ribu-Rp570 ribu/ton menjadi Rp410 ribu/ton.

Akibatnya, bila sebelumnya petani bisa mengalami keuntungan sekitar Rp10 juta/hektare (ha), dengan harga pembelian yang baru para petani bukannya untung malah merugi.

Dia menuturkan, untuk mengganti kerugian selama setahun para petani harus bekerja keras selama empat tahun.

“Pemerintah tinggal ureg-ureg saja (tanda tangan izin impor),” kata dia.

Menurutnya, selama ini pemerintah tidak menganggap pertanian tebu sebagai hal yang mendesak untuk diperhatikan. “Kami petani tebu menangis semua. Semua mengalami kerugian akibat ini,” tegas dia.

HT menegaskan, hal tersebut harus segera diubah. Pemerintah harus bisa melindungi petani dari guyuran impor.

“Dengan perlindungan, mereka bisa tumbuh. Bisa untung dengan layak, sehingga mereka bisa punya modal untuk berkembang,” ungkapnya.

Dia mengatakan, petani adalah salah satu kelompok profesi masyarakat yang kurang mampu dan menjadi tugas bersama untuk menyejahterakan mereka. Dia mencontohkan, petani di China didukung dalam berbagai hal termasuk adanya bank khusus pertanian. 

“Selama ini pemerintah bicara hal-hal besar. Membangun power plant, dan lain sebagainya, namun belum ada kebijakan yang konkret untuk masayrakat kecil seperti nelayan, petani atau pun usaha mikro,” kata HT.

Dia menuturkkan, misalnya untuk UKM, meminjam modal saja sangat sulit dan bunganya sangat tinggi. Padahal, bila masyarakat bawah didorong untuk bertumbuh maka penggerak ekonomi bisa menjadi lebih banyak dari saat ini yang hanya digerakan oleh menengah atas yang jumlahnya jauh lebih sedikit dari kalangan bawah.

“Pertumbuhan kita bisa melesat 8%-9% dengan penggerak ekonomi yang lebih banyak,” kata dia.




Sumber:  http://ekbis.sindonews.com

Sabtu, 14 Juni 2014

Laskar Hary Tanoesoedibjo Siap Menangkan Prabowo-Hatta

PALEMBANG - Laskar Hary Tanoesoedibjo (HT) di Sumatera Selatan mentargetkan minimal 70 persen suara dengan kemenangan capres-cawapres Prabowo-Hatta Rajasa.

Untuk mewujudkannya, sebanyak 7.000 lebih anggota Laskar HT di Sumsel berkomiten akan all out demi memenangkan capres-cawapres nomor urut 1.

Hal itu terungkap dalam deklarasi Laskar Hary Tanoesoedibjo Sumsel yang berlangsung di kantor DPD Perindo Sumsel, Sabtu (14/6/2014).

“Laskar HT bersepakat untuk memenangkan Prabowo-Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, periode 2014-2019,” kata Koordinator Nasional Laskar Hary Tanoesoedibjo, Armin Gultom.

Alasannya, saat ini berbagai penderitaan dan air mata rakyat telah membasahi bumi Indonesia, karena keterpurukan. Tema “Indonesia Bangkit” adalah cita-cita bersama untuk mengangkat kembali bangsa Indonesia untuk bangkit dari berbagai kebodohan, keterbelakangan, dan kelemahan.

“Alquran berfirman, bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Dan inilah saatnya kita bangkit dari keterpurukan agar bangsa dapat mengembalikan kejayaannya,” tegasnya.

Armin menjelaskan, bangsa ini tidak akan pernah bangkit jika dipimpin oleh presiden boneka, presiden yang bisa disetir oleh partai politik. “Kita membutuhkan pemimpin yang tegas, pemimpin yang harus menjadi dayang yakni pelayan rakyat, agar dapat membawa perubahan bagi negeri,”ujar dia.

Armin Gultom menceritakan, saat dilakukan pertemuan antara Prabowo-Hatta dan Hary Tanoesodibjo beberapa waktu lalu, terdapat kesamaan visi ke depan. Agar bangsa Indonesia terjadi perubahan ke arah yang lebih baik, menjadi bangsa pintar, bukan bangsa yang konsumtif tapi bangsa yang produktif.

Sosok pemimpin yang tegas dan mampu membawa bangsa pada perubahan, hanya dimiliki oleh Prabowo-Hatta Radjasa. “Rakyat tidak boleh main-main dalam memilih sosok pemimpin Indonesia, sebab jika Sumatera kalah maka kita semua kalah. Karena itu wajib hukumnya, Sumsel harus menang dengan kemenangan Prabowo-Hatta,” katanya.(Muhammad Uzair/Koran SI/kem) sumber: okezone

Loyalis Hary Tanoe Garap "Swing Voters" untuk Prabowo-Hatta

SURABAYA, KOMPAS.com - Bergabungnya bos media, Hary Tanoesoedibjo, ke barisan pendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa diikuti oleh loyalisnya di Jatim. 

Barisan Hary Tanoesoedibjo, yang diberi nama Garuda Sakti itu, berjanji merebut massa mengambang atau "swing voters" agar memilih pasangan nomor urut 1 itu. 

"Di Jatim dari sekitar 30 juta pemilih, sekitar 30 persennya adalah swing voters, dalam tenggang waktu yang singkat ini, akan kami arahkan untuk memilih Prabowo-Hatta," kata Ketua Relawan Barisan Hary Tanoesoedibjo Jatim, Muhammad Mirdasy, pada deklarasi Garuda Sakti di Surabaya, Sabtu (14/6/2014). 

Pihaknya mengaku sudah mendesain sejumlah program simpatik untuk menggaet massa yang belum menentukan pilihan tersebut. Secara khusus mereka akan meyakinkan pemilih pemula agar tidak golput pada 9 Juli nanti. 

Politikus Partai Hanura ini juga memastikan, akan mengerahkan massanya untuk menjaga tempat pemungutan suara (TPS) di semua lokasi. "Kami siapkan sekitar dua sampai empat relawan untuk menjaga TPS, agar pemungutan suara berjalan fair dan bersih," terangnya. 

Garuda Sakti terdiri dari berbagai elemen masyarakat, dari kalangan dari berbagai profesi dari pemuda, pengusaha, politisi, dan sebagainya. "Massa Ormas Perindo juga banyak di elemen ini," pungkasnya. sumber: kompas

Barisan Hary Tanoe siap rebut 'swing voters' untuk Prabowo

Barisan Hary Tanoe. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Massa Persatuan Rakyat Indonesia (Perindo) Jawa Timur, yang menamakan diri sebagai Barisan Hary Tanoesoedibjo, hari ini mendeklarasikan gerakan Garuda Sakti untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 9 Juli mendatang. Deklarasi dilakukan di Kantor Perindo Jawa Timur, Jalan Diponegoro, Surabaya, Sabtu (14/6).
Ketua Garuda Sakti Jawa Timur, Ahmad Mirdasy mengatakan, untuk bisa memenangkan pasangan nomor urut satu ini, tim relawan harus bisa merebut suara pemilih mengambang (swing voters), yang banyak dihuni pemilih pemula. Inilah kemudian yang menjadi target dan fokus bidang garap tim Garuda Sakti se-Jawa timur.

"Target kita 25 persen suara dari swing voters, yang banyak berada pada pemilih pemula," kata Mirdasy usai deklarasi.

Langkah konkretnya, lanjut Mirdasy, tim Garuda Sakti akan membentuk relawan di TPS-TPS se-Jawa Timur dan meyakinkan massa swing voters untuk memilih pasangan Prabowo-Hatta. "Bentuknya adalah sosialisasi untuk meyakinkan figur Prabowo. Relawan ini tidak sekadar berkumpul di TPS, tapi juga untuk meyakinkan pemilih."

Kemudian di tingkat kampus-kampus, yang juga dihuni banyak pemilih pemula. "Kami juga akan menempatkan relawan Garuda Sakti di kampus-kampus untuk menggarap mahasiswa-mahasiswa yang menjadi pemilih pemula," sambung dia.

Di tempat yang sama, salah satu tim pemenang Prabowo - Hatta di Jawa Timur, Tjutjuk Sunaryo juga menyampaikan, tugas terberat tim adalah memenangkan pasangan Prabowo - Hatta.

"Memenangkan itu sulit, perlu ada kerja keras dari tim dan relawan. Kita harus jemput bola di tempat-tempat strategis, jemput bola di terminal-terminal, di daerah Pantura, ini yang harus kita lakukan," kata Tjutjuk di hadapan relawan Garuda Sakti.

"Kalau deklarasi saja, sudah banyak yang melakukan. Hampir setiap hari ada deklarasi memenangkan Prabowo - Hatta. Tapi bagaimana mendapat dukungan dari masyarakat itu yang harus kita lakukan, kita harus bekerja turun ke lapangan untuk meyakinkan masyarakat agar memilih Prabowo - Hatta," tegas dia.

sumber: merdeka
[ren]

Minggu, 25 Mei 2014

Pelaku Mikro Belum Siap Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

VIVAnews - Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 tinggal menghitung bulan. Pelaku usaha, terutama pelaku usaha mikro, dirasa belum mampu berhadapan langsung dengan pasar bebas ASEAN itu.

Ketua Umum DPP Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya sudah siap dengan free trade tersebut. Tapi, terbatas pada kalangan menengah ke atas.

"Secara modal dan jaringan mereka ada. Silakan bersaing bebas," kata Hary di kediamannya, Jakarta, Sabtu 24 Mei 2014.

Namun, imbuhnya, pelaku usaha mikro bisa "berdarah-darah" ketika harus berhadapan langsung dengan perdagangan bebas tersebut. Hal itu karena "amunisi" yang dimiliki pengusaha kecil belum mumpuni.

"Sekarang, pengusaha berpenghasilan Rp1 juta kalau diadu dengan pengusaha yang berpenghasilan di atas, bisa kalah. Kalah pengalaman dan modal," kata dia.

Hary menuturkan, pemerintah seharusnya tidak boleh melepas sektor-sektor tertentu, seperti pertanian, nelayan, UMKM, dan industri padat karya.

Dia menjelaskan, seharusnya, sektor-sektor seperti ini dipersiapkan terlebih dahulu untuk menghadapi MEA, baik dari kemampuan maupun modal.
Menurutnya, harus ada keseimbangan antara pasar bebas dengan kesiapan negara.

"Kalau 'dilepas', bahaya. Free trade, kan harus balance. Buat mereka tumbuh dulu, baru dilepas. Berapa lamanya itu tergantung efektivitas pemerintah," kata CEO MNC Group ini. (ita) sumber: vivanews


Kamis, 22 Mei 2014

Harry Tanoe Akan Buat Partai Sendiri

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Dua kali pindah partai dari Partai NasDem dan Partai Hanura akhirnya membuat pengusaha Harry Tanoe berniat membentuk partai sendiri. Pendirian partai ini nantinya bisa dari ormas Persatuan Indonesia (Perindo) atau membentuk partai baru.

"Kami sepakat membuat partai politik," ujar Hary Tanoe usai menghadiri Rapimnas Perindo di MNC Tower, Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2014).

Menurutnya pemilik MNC Group ini pendirian partai merupakan hasil dari Rapimnas. Tujuan pendirian partai politik ini nantinya diharapkan menjadi jembatan perubahan.

Dengan mendirikan partai politik Ketua Umum Perindo ini mengatakan bisa membuat program yang diatur oleh partainya sendiri.
Partai politik ini nantinya bisa menjadi bagian perubahan dalam merubah Indonesia lebih baik.

Selain itu jumlah massa Perindo yang semakin bertambah menjadi alasannya membuat partai sendiri. Oleh karena itu ia mengambil kebijakan dengan mendirikan partai agar bisa bergerak lebih cepat
Sumber:  tribunnews

Resmi, Hary Tanoe Ajukan Mundur dari Hanura dan Dukung Prabowo



JAKARTA, KOMPAS.com — Hary Tanoesoedibjo secara resmi menyatakan akan mundur dari Partai Hanura dan mendukung Prabowo Subianto-Hatta Rasaja pada Pemilu Presiden 2014. Dukungan kepada Prabowo-Hatta itu ia sampaikan secara terbuka, dan surat pengunduran dirinya dari Hanura akan segera diurus dalam waktu dekat.
"Saya secara pribadi, Hary Tanoesoedibjo, akan mendukung Prabowo Subianto untuk menjadi pemimpin nasional, untuk membawa Indonesia menjadi negara maju," kata Hary Tanoe di kediaman pribadinya, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2014) malam.
Ia menjelaskan, keputusannya mendukung Prabowo-Hatta dilandasi adanya kesamaan visi dalam pembangunan bangsa ke depan. Menurut Hary Tanoe, duet Prabowo-Hatta merupakan duet terbaik pada pilpres tahun ini.
Ketua Umum Persatuan Indonesia (Perindo) itu mengatakan, dirinya tak akan membawa organisasi masyarakat yang dipimpinnya untuk mendukung Prabowo. Hary Tanoe memilih seluruh kader ormas Perindo untuk menggunakan hak politiknya sesuai pilihan masing-masing. "Perindo itu ormas, jadi saya tetapkan untuk netral. Soal pilihan, itu urusan masing-masing," pungkasnya.
Hary Tanoe sebelumnya ditetapkan sebagai calon wakil presiden dari Hanura bersama capres Wiranto. Partai ini terseok pada Pemilu Legislatif 2014 dan hanya meraih 5 persen suara. Setelah itu, Wiranto selaku Ketua Umum Partai Hanura menyatakan bahwa partainya bergabung dengan PDI Perjuangan, Partai Nasdem, dan PKB untuk mendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai capres-cawapres.
sumber: kompas.com

Rapimnas I, Perindo Harus Lebih Solid




JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Indonesia (Perindo) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I. Dalam Rapimnas ini, Perindo melakukan evaluasi organisasi.

Saat memberikan sambutan pembukaan Rapimnas I, Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan, di masa mendatang organisasi ini harus lebih solid dan kuat. Karena organisasi yang solid dan kuat merupakan prasyarat membangun Indonesia lebih baik dan maju.

"Ke depan saya ingin kita berjuang lebih total dan serius dalam memajukan Perindo khususnya dan Indonesia secara menyeluruh," ujar Hary di Auditorium Utama MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Mengomentari peran Perindo dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, Hary mengatakan peran organisasinya kurang maksimal. Hal ini terlihat dari sedikitnya kader yang mampu lolos menjadi anggota legislatif di tingkat pusat dan daerah. Namun diakui Hary, hal itu dikarenakan banyaknya politik uang dan penggelembungan suara.

"Apa yang kita harapkan terlalu jauh dari praktik yang terjadi. Kita sangat idealis, namun di mana-mana banyak serangan fajar di tengah masyarakat," ujarnya.


(hyk)
sumber: sindonews

Pilpres, Perindo Netral!

93057 mediumJAKARTA- Organisasi masyarakat Persatuan Indonesia (Perindo) memilih bersikap netral dalam Pemilihan Presiden yang akan dihelat pada 9 Juli 2014.
Hal tersebut diutarakan Ketua Umum DPP Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo usai menggelar Rapimnas Perindo di Auditorium MNC Tower, Jalan Kebon Sirih  Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2014).
"Karena Ormas maka sikap politiknya netral untuk menghormati kawan kita yang juga menjadi anggota dari partai politik lain," kata Hary.
Hary juga mempersilakan anggota Perindo yang saat ini telah bergabung ke partai politik lainnya untuk memilih dan menentukan sikap politik sesuai pilihannya masing-masing.
"Kalau ada yang mengarah ke Prabowo- Hatta silakan, ke Jokowi-JK silakan atau netral juga silakan. Kami tidak mau mengarahkannya. Itu adalah pilihan pribadi masing-masing,"terangnya.
Perindo, kata Hary, dibentuk untuk semua kalangan masyarakat baik para politikus maupun kalangan profesional. "Perindo ini Ormas yang terbuka bagi semua kalangan dari kalangan politik, kalangan bisnis dan profesional. Perindo juga terbuka untuk masyarakat umum," pungkasnya.
(ugo)